|

Disdikporapar Mempawah Sosialisasikan SPMB 2026/2027, Perkuat Komitmen Penerimaan Murid yang Transparan dan Berkeadilan

Penandatanganan Komitmen Bersama dalam Sosialisasi SPMB Kabupaten Mempawah untuk Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN 4 Sadaniang, belum lama ini. SUARASEKADAU/SK
Mempawah (Suara Sekadau) – Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah resmi menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 kepada seluruh kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Mempawah.

Kegiatan strategis tersebut menjadi langkah awal dalam memastikan pelaksanaan penerimaan murid baru berjalan sesuai regulasi, transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Person in Charge (PIC) SPMB Kabupaten Mempawah, Ilhamdi, menjelaskan bahwa rangkaian sosialisasi dilaksanakan secara bertahap dan terjadwal mulai 18 Mei hingga 5 Juni 2026 dengan melibatkan seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Mempawah.

Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD, kegiatan dilakukan melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) yang tersebar di sembilan kecamatan. Sementara untuk jenjang SMP, koordinasi dilakukan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Mempawah.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh kepala sekolah memahami secara utuh regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan SPMB sehingga tidak terjadi perbedaan persepsi dalam pelaksanaannya,” ujar Ilhamdi.

Ia menegaskan, sosialisasi SPMB memiliki peran penting dalam menyukseskan proses penerimaan murid baru sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Mempawah.

Terdapat sejumlah tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut, yakni menyamakan pemahaman seluruh kepala sekolah terhadap regulasi SPMB, menjamin transparansi proses penerimaan peserta didik baru, mengantisipasi berbagai kendala teknis yang berpotensi muncul di lapangan, serta memastikan distribusi peserta didik berjalan merata sesuai jalur dan kuota yang telah ditetapkan.

Selain melibatkan kepala sekolah, kegiatan sosialisasi juga dihadiri oleh perwakilan Komite Sekolah sebagai representasi orang tua peserta didik. Keterlibatan unsur masyarakat tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta juga melakukan Penandatanganan Komitmen Bersama yang melibatkan pejabat Disdikporapar Kabupaten Mempawah, pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, kepala sekolah, serta perwakilan Komite Sekolah.

Komitmen bersama tersebut menjadi simbol keseriusan seluruh pihak dalam mewujudkan pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi.

“Penandatanganan Komitmen Bersama ini adalah wujud keseriusan semua pihak untuk melaksanakan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi di Kabupaten Mempawah,” tegas Ilhamdi.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, komite sekolah, dan masyarakat dapat menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan penerimaan murid baru tidak hanya diukur dari kelancaran proses administrasi, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem yang dijalankan.

“Semoga pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku, sehingga Kabupaten Mempawah dapat kembali meraih predikat terbaik se-Kalimantan Barat sebagaimana yang telah diraih pada tahun 2025 lalu,” pungkasnya optimistis.

Melalui sosialisasi dan penguatan komitmen bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lebih tertib, profesional, dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play