|

RPK Kalbar Serahkan Kantong Jenazah kepada YRPJ, Perkuat Sinergi Relawan Kemanusiaan di Kalbar

Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Kalimantan Barat, Eddy Zulkarnaen menyerahkan kantong jenazah kepada Ketua Yayasan Relawan Peduli Jongkat (YRPJ), Susanto Tan di Pontianak, Selasa (31/6/2026). SUARASEKADAU/SK
Pontianak (Suara Sekadau) – Komitmen memperkuat jejaring relawan kemanusiaan di Kalimantan Barat terus diwujudkan melalui kolaborasi antarlembaga. Salah satunya ditandai dengan penyerahan bantuan kantong jenazah dari Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Kalimantan Barat kepada Yayasan Relawan Peduli Jongkat (YRPJ) di Pontianak, Selasa (30/6/2026).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya saat melakukan evakuasi korban meninggal dunia. Penyerahan itu juga menjadi simbol semakin eratnya sinergi, silaturahmi, dan kerja sama antara RPK Kalbar, YRPJ, serta Forkom POC Global Kalbar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Ketua RPK Kalimantan Barat, Eddy Zulkarnaen atau yang akrab disapa RPK 1, mengatakan kantong jenazah merupakan perlengkapan wajib yang harus tersedia di setiap ambulans relawan. Dengan perlengkapan tersebut, proses evakuasi korban dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan sesuai prosedur ketika terjadi keadaan darurat.

"Kantong jenazah itu supaya nanti di ambulans nyaman jika terjadi temuan mayat sehingga mempermudah proses evakuasi karena di ambulans sudah tersedia. Jadi, tidak perlu lagi menunggu ada yang membawa atau mengeluarkan kantong jenazah, semuanya sudah siap," ujarnya kepada Suarakalbar.co.id, Rabu (1/7/2026).

Eddy menjelaskan, RPK Kalimantan Barat merupakan bagian dari potensi pencarian dan pertolongan (SAR) nasional yang selama ini menjalin kemitraan dengan Basarnas. Karena itu, selain memiliki sumber daya manusia yang terlatih, kesiapan perlengkapan operasional juga menjadi aspek penting dalam mendukung setiap operasi kemanusiaan.

"Kita ini bagian dari relawan dan bagian dari potensi Basarnas. Basarnas bekerja sama dengan kita sebagai relawan. Makanya kita diberikan kantong jenazah. Misalnya ada evakuasi korban meninggal dunia, perlengkapan itu sudah tersedia di dalam ambulans," katanya.

Menurut Eddy, para relawan RPK Kalbar secara rutin mengikuti pelatihan dan pembinaan dari Basarnas sehingga memiliki kemampuan dasar dalam membantu operasi pencarian, penyelamatan, maupun evakuasi korban di berbagai situasi darurat.

"Relawan kita juga menjalin kemitraan dengan Basarnas. Jadi setiap ada kegiatan Basarnas yang berhubungan dengan pencarian korban ataupun operasi kemanusiaan lainnya, kita dilibatkan karena memang relawan kita telah mendapatkan pelatihan langsung dari Basarnas," jelasnya.

Ia menambahkan, luasnya wilayah Kalimantan Barat membuat koordinasi antarkomunitas relawan menjadi faktor yang sangat penting. Dengan jaringan komunikasi yang kuat, informasi mengenai suatu kejadian dapat diterima lebih cepat sehingga respons kemanusiaan juga dapat dilakukan secara lebih efektif.

"Cakupan kerja kita luas, seluruh wilayah Kalimantan Barat. Hal seperti inilah yang membantu kita memperoleh akses informasi dengan cepat. Paling tidak kita mendapatkan informasi awal apabila terjadi sesuatu di suatu wilayah sehingga respons juga bisa lebih cepat," ungkap Eddy.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin bersama YRPJ dan Forkom POC Global Kalbar terus dipertahankan serta semakin diperkuat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Harapannya semakin solid dalam koordinasi, komunikasi, dan silaturahmi. Koordinasi serta komunikasi sangat penting apabila terjadi suatu kejadian. Semoga YRPJ ke depannya semakin maju, semakin berkembang, dan seluruh kegiatannya berjalan dengan lancar," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Relawan Peduli Jongkat (YRPJ), Susanto Tan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan RPK Kalimantan Barat. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi perlengkapan yang sangat penting untuk menunjang operasional ambulans relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan Peduli Kemanusiaan Kalimantan Barat atas kepercayaan dan bantuan kantong jenazah yang diberikan kepada YRPJ. Bantuan ini tentu menjadi perlengkapan yang sangat bermanfaat dan akan kami siagakan di ambulans sebagai bagian dari kesiapsiagaan dalam pelayanan kemanusiaan," ujarnya.

Susanto menilai penyerahan bantuan tersebut bukan sekadar pemberian perlengkapan operasional, tetapi juga menjadi simbol eratnya persaudaraan dan komitmen bersama antarorganisasi relawan untuk saling mendukung dalam setiap misi kemanusiaan.

"Kami memandang penyerahan ini sebagai simbol persaudaraan, silaturahmi, dan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam setiap misi kemanusiaan. Semoga hubungan baik antara YRPJ, RPK Kalbar, dan Forkom POC Global Kalbar terus terjalin serta semakin kuat ke depannya," ungkapnya.

Ia menegaskan, YRPJ akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi relawan maupun instansi terkait guna memperkuat jaringan kemanusiaan di Kalimantan Barat.

"Dengan komunikasi yang baik dan saling mendukung, kami yakin jaringan relawan di Kalimantan Barat akan semakin solid. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita dapat bergerak lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan memberikan pelayanan yang maksimal," tutup Susanto. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play