|

Diduga Bakar Sampah, Rumah di Pontianak Timur Dilalap Api Saat Warga Istirahat Siang

 

Sejumlah petugas pemadam kebakaran saat melakukan proses pemadaman di gang taslim Pontianak Timur Minggu (08/03/2026) siang.SUARASEKADAU/SK
Pontianak (Suara Sekadau) – Sebuah rumah di Jalan Tanjung Raya 1 Gang Taslim, Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat, dilalap siang hari pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa ini terjadi saat sebagian warga tengah beristirahat, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.

Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar rumah yang kemudian merambat hingga menyambar bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

Salah seorang warga setempat, Saleh, mengaku sempat melihat pemilik rumah membakar sampah berupa dedaunan kering di halaman rumah sebelum kejadian.

“Sebelumnya saya lihat Apik membakar sampah daun-daun sampai cukup besar, kemudian ditimbun lagi dengan sampah daun lainnya. Setelah itu saya pergi belanja dengan istri,” ujar Saleh.

Namun saat kembali ke rumah, Saleh melihat asap tebal disertai kobaran api sudah membesar dari arah rumah tersebut.

Menurutnya, titik pembakaran sampah yang lebih dari satu membuat api cepat membesar hingga menyambar bagian ventilasi dan atap rumah.

“Api besar itu menyambar ventilasi rumah dan atap. Saat rumahnya terbakar, katanya dia lari ke bagian belakang rumah menurut tetangga yang lain,” tuturnya.

Karena kondisi lingkungan saat itu relatif sepi, warga sekitar hanya mampu berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.

Berdasarkan informasi warga, rumah tersebut hanya dihuni oleh seorang diri yang dikenal cukup tertutup di lingkungan sekitar.

Peristiwa kebakaran ini sempat membuat warga panik, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, rumah mengalami kerusakan akibat dilalap api.

Warga setempat pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di kawasan permukiman padat dan bangunan yang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.[SK]
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini