![]() |
| Jenazah yang akan dilakukan identifikasi di RS Bahayangkara Pontianak. Rabu (04/03/2026).SUARASEKADAU/SK |
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anggota pemadam kebakaran yang melihat tubuh pria mengapung di tengah sungai sekitar pukul 11.25 WIB. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Kapolsek Pontianak Barat melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah laporan diterima, petugas bersama warga langsung mengevakuasi jenazah ke tepian sungai untuk dilakukan proses identifikasi awal.
“Sekitar pukul 11.25 WIB kemarin, salah satu anggota damkar melaporkan menemukan mayat seorang pria yang mengapung di tengah Sungai Kapuas. Setelah itu jenazah langsung ditepikan untuk dilakukan identifikasi,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis, korban diperkirakan telah berada di dalam air selama kurang lebih dua hari sebelum akhirnya ditemukan warga.
“Menurut keterangan tim Inafis yang melakukan pemeriksaan, jenazah diperkirakan sudah sekitar dua hari mengambang di sungai,” jelas Alvon.
Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Agus Supriadi (43), warga Jalan Putri Chandramidi, Kecamatan Pontianak Kota.
Meski penemuan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kendati demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah. Namun saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait penemuan mayat ini,” pungkasnya.
Saat ini jenazah telah selesai menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara Pontianak dan masih menunggu pihak keluarga untuk proses penjemputan.[SK]