![]() |
| Dua rumah warga di Desa Cepala, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas terbakar, diduga akibat racun nyamuk.SUARASEKADAU/SK |
Salah seorang warga setempat, Liza, mengungkapkan bahwa api cepat menjalar akibat cuaca panas disertai angin kencang. Selain itu, material bangunan rumah yang mayoritas terbuat dari kayu turut mempercepat penyebaran kobaran api.
“Dugaan sementara api berasal dari racun nyamuk yang menyala di dalam kamar dan membakar tempat tidur. Setelah itu api membesar dan membakar seisi rumah,” ujar Liza kepada wartawan.
Ia menyebutkan, dua rumah yang terdampak kebakaran masing-masing milik Ipis dan Ikam. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap seluruh bangunan sehingga menyulitkan warga untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan dari Badan Pemadam Kebakaran (BPK) dan aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian.
“Yang memadamkan api warga sekitar. Sekitar 20 menit rumah langsung habis terbakar,” kata Liza.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat tiupan angin yang cukup kencang dan suhu udara yang panas, sehingga api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah.
“Hari ini anginnya kencang dan panas, sementara rumahnya dari kayu, jadi api cepat menyebar,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.[SK]