Pontianak (Suara Sekadau) – Senyum lega terpancar dari wajah Fari Kurniasih (44). Penantian keluarganya untuk mendapatkan kursi roda khusus bagi putranya, Zikri Nuril Fitrah (15), akhirnya terwujud.Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan ke rumahnya di Kelurahan Saigon, Pontianak Timur, Kamis (3/9/2026). SUARASEKADAU/SK
Zikri merupakan penyandang disabilitas fisik yang membutuhkan bantuan penuh untuk berpindah tempat maupun menjalankan aktivitas sehari-hari. Selama ini, Fari harus menggendong putranya setiap kali ingin memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain.
Kondisi tersebut membuat kehadiran kursi roda khusus menjadi sangat berarti bagi keluarga. Bantuan dari Pemerintah Kota Pontianak itu bahkan telah lama diidamkan agar aktivitas Zikri dan keluarganya dapat menjadi lebih mudah.
“Alhamdulillah, senang. Jadi saya tidak harus selalu gendong (untuk pindah tempat),” ujar Fari usai menerima bantuan yang diantarkan langsung Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan ke kediamannya di Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (3/9/2026).
Fari berharap kursi roda tersebut dapat membantu Zikri menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus meringankan beban keluarga dalam merawat dan mendampinginya di rumah.
Bantuan serupa juga diterima Sarito (53), warga Kelurahan Dalam Bugis. Kursi roda tersebut diberikan untuk membantu aktivitas Sarito yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami kesulitan berjalan.
Suni (48), yang selama ini mendampingi suaminya, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Pontianak.
“Terima kasih semua, semoga dilipatgandakan, dimurahkan rezekinya,” kata Suni.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, penyaluran kursi roda khusus tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih, termasuk penyandang disabilitas.
“Pemerintah Kota Pontianak hadir untuk membantu warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan kursi roda khusus ini bisa bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Bahasan, pemberian alat bantu tidak dapat dilakukan secara seragam karena setiap penerima memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, alat bantu yang diberikan harus disesuaikan agar dapat digunakan secara aman, nyaman, dan benar-benar mendukung aktivitas penerima.
“Bantuan seperti ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Yang paling penting, alat bantu ini bisa digunakan dengan nyaman dan membantu aktivitas sehari-hari,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Pontianak melalui dinas terkait terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan alat bantu. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan dasar, tetapi juga berbagai alat bantu sesuai kondisi dan kebutuhan warga.
Bahasan menegaskan, Pemkot Pontianak akan terus berupaya memastikan pelayanan pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Semoga bantuan ini menjadi manfaat. Pemerintah Kota Pontianak akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. [SK]