|

Kapolres Dan Dandim Turun Langsung Padamkan Karhutla Di Moton Asam Mempawah

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto bersama Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini turun langsung ke lokasi karhutla di Desa Antibar, Mempawah Timur, Sabtu (22/8/2026). SUARASEKADAU/SK
Mempawah (Suara Sekadau) – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Moton Asam, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, mendapat perhatian langsung dari jajaran TNI dan Polri.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto bersama Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini turun langsung ke lokasi kebakaran pada Sabtu (22/8/2026) untuk meninjau kondisi lapangan sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan optimal.

Setibanya di lokasi, aktivitas pemadaman masih berlangsung. Kapolsek Mempawah Timur Iptu Imran bersama personel Polsek, anggota TNI, dan unsur terkait terus berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke kawasan lainnya.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, kehadiran dirinya bersama Dandim merupakan bentuk dukungan langsung kepada personel yang berada di lapangan sekaligus memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara maksimal.

“Kami bersama Dandim turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dilakukan secara maksimal. Sinergitas antara TNI, Polri dan seluruh unsur terkait harus terus diperkuat agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Selain memantau proses pemadaman, Kapolres juga memberikan arahan kepada personel agar tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas. Kekompakan dan koordinasi antarpetugas diminta terus diperkuat, terutama saat menghadapi kondisi medan dan cuaca yang menyulitkan proses pemadaman.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak boleh hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Upaya pencegahan harus menjadi perhatian utama, terlebih kondisi cuaca dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan jauh lebih baik, karena ketika api sudah meluas, dampaknya bukan hanya dirasakan masyarakat sekitar, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat secara luas,” tegasnya.

Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini menegaskan TNI siap terus mendukung penanganan Karhutla bersama Polri, pemerintah daerah, BPBD, masyarakat, dan seluruh unsur terkait.

“Kami hadir bersama-sama sebagai bentuk komitmen bahwa penanganan Karhutla ini harus dilakukan secara terpadu. Personel di lapangan harus terus bersinergi, saling mendukung dan bekerja dengan penuh semangat untuk memadamkan api serta mencegah kebakaran semakin meluas,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan maupun meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

“Jangan membakar lahan, jangan meninggalkan api tanpa pengawasan, dan apabila menemukan adanya kebakaran segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat segera ditangani,” imbaunya.

Kehadiran langsung Kapolres dan Dandim di lokasi menjadi penyemangat bagi personel yang sejak awal berada di garis depan penanganan kebakaran. Mereka terus melakukan pemadaman dan pengendalian api agar tidak menjalar ke wilayah lain.

Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur terkait, upaya pengendalian Karhutla di kawasan Moton Asam terus dilakukan. Seluruh pihak berupaya memastikan api segera dituntaskan sekaligus mencegah munculnya titik kebakaran baru. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play