![]() |
| Rumah warga di Kecamaatan Nanga Mahap Terbakar. SUARASEKADAU/SK |
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre mengatakan, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian pada pagi hari guna memastikan kondisi korban dan penyebab kebakaran.
“Dari hasil pengecekan di lokasi, rumah yang terbakar diketahui milik Sa’at (60). Api juga sempat merambat ke rumah milik Jamenah (47) dan Radeni (70) yang berada di samping kiri dan kanan rumah korban,” ujar IPDA Andre.
Ia menjelaskan, rumah milik Sa’at yang merupakan bangunan bertingkat dengan struktur bawah beton dan bagian atas berbahan papan mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api. Sementara dua rumah lainnya terdampak, namun tidak mengalami kerusakan fatal.
Saat peristiwa terjadi, istri korban diketahui sedang berada di rumah keluarganya untuk menjenguk anggota keluarga yang sakit. Sedangkan Sa’at berada seorang diri di rumah dan tengah beristirahat.
“Korban terbangun setelah melihat api sudah membesar. Korban kemudian keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.
Warga yang berdatangan kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas ke permukiman warga lainnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Sejumlah barang berharga milik korban ikut hangus terbakar, di antaranya mesin cuci, kulkas, televisi, lemari kaca, kompor gas, mesin padi kecil, mesin robin, dua unit sepeda motor, uang tunai sekitar Rp5 juta, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa,” imbau IPDA Andre.[SK]
