Sanggau (Suara Sekadau) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pickup dan truk tangki terjadi di Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Hulu, tepatnya di Dusun Kebadu, Desa Kebadu, Kecamatan Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Sabtu (23/5/2026). Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Pick up yang mengalami kecelakan di daerah Batang Tarang. SUARASEKADAU/SK
Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, mengatakan pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan tersebut.
“Petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, membantu evakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi,” ujar Ipda Miskun dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat kendaraan roda empat jenis pickup warna hitam bernomor polisi KB 477 XX melaju dari arah Tayan Hulu menuju Tayan Hilir. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh SAK (25), warga Dusun Layau, Desa Palem Jaya, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau.
Di dalam kendaraan juga terdapat seorang penumpang berinisial MT (71), warga Dusun Bodok, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. Keduanya diketahui tengah melakukan perjalanan menuju arah Tayan Hilir.
“Saat melintas di kawasan Dusun Kebadu, kendaraan pickup diduga mengalami pecah ban depan sebelah kanan. Kondisi itu menyebabkan kendaraan kehilangan kendali dan bergerak melebar ke jalur kanan jalan,” ungkap Ipda Miskun.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan roda enam jenis truk tangki warna merah putih bernomor polisi KB 8823 SG yang dikemudikan oleh SI (42), warga Desa Wajok, Kabupaten Mempawah.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. Benturan keras terjadi di badan jalan dan menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi pickup mengalami luka lecet serta nyeri pada bagian dada. Sementara penumpangnya, MT, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang diderita.
“Faktor teknis seperti pecah ban dapat memicu kecelakaan fatal apabila pengendara tidak melakukan pemeriksaan secara berkala,” pesan Kapolsek.
Ipda Miskun juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan, khususnya memeriksa kondisi ban dan kelengkapan keselamatan lainnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi selama berkendara demi keselamatan bersama di jalan raya,” tutupnya.[SK]