Pontianak (Suara Sekadau) – Gubernur Ria Norsan menyampaikan keprihatinannya atas ambruknya salah satu jembatan di Kabupaten Kubu Raya yang selama ini menjadi akses penting bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Gubernur Kalbar Ria Norsan saat kunjungan kerja pantau ambruknya jembatan. SUARASEKADAU/SK
Saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026), Ria Norsan mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki peran vital dalam menunjang transportasi warga, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sosial masyarakat sehari-hari.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan rasa prihatin atas musibah ambruknya jembatan tersebut. Kita memahami kondisi ini tentu berdampak terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Norsan.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut dan terus mencermati langkah penanganan yang dapat dilakukan sesuai mekanisme serta kewenangan yang ada.
“Berbagai opsi penanganan saat ini masih terus dibahas dan dikaji bersama pihak terkait agar solusi yang diambil nantinya benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Menurut Norsan, penanganan sementara perlu segera dilakukan agar akses masyarakat tetap berjalan dan aktivitas warga tidak terganggu terlalu lama. Ia menilai percepatan pemulihan akses menjadi hal penting demi menjaga kelancaran kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kita berharap akses masyarakat dapat segera kembali normal. Keselamatan dan kenyamanan warga harus menjadi prioritas bersama sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjut dia, terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mendukung upaya percepatan penanganan demi kepentingan masyarakat luas.
Ambruknya jembatan tersebut diketahui menimbulkan kekhawatiran warga karena jalur itu merupakan salah satu akses penghubung yang cukup vital bagi aktivitas harian masyarakat setempat.[SK]