|

Terendus dari Laporan Warga, Dua Pengedar Sabu di Sekayam Ditangkap dengan 10 Paket Barang Bukti

   

Polsek Sekayam Ungkap Dua Kasus Narkotika, Dua Tersangka Diamankan.SUARASEKADAU/SK
Sanggau (Suara Sekadau) – Polsek Sekayam berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam operasi yang digelar Kamis (02/04/2026) malam, dua pria berinisial HW (24) dan TP (28) berhasil diamankan.

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di kawasan Jalan Gang Buster, Dusun Balai Karangan II, serta di Tugu Balai Karangan, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan intensif.

HW ditangkap di Jalan Gang Buster dengan barang bukti dua paket sabu ukuran sedang yang disembunyikan dalam bungkus makanan merek Mikako dan dibalut tisu. Sementara itu, TP diamankan di kawasan Tugu Balai Karangan dengan satu paket sabu ukuran kecil.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah TP dan menemukan tambahan tujuh paket sabu yang disimpan dalam kotak handphone. Secara keseluruhan, petugas mengamankan 10 paket sabu dengan berat bruto sekitar 22,6 gram.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian mengungkap peredaran narkotika.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara warga dan kepolisian sangat penting dalam menekan peredaran narkotika,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan narkotika untuk berkembang di wilayah hukum Polsek Sekayam. Penindakan tegas akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Sanggau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus tersebut.[SK]
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini