![]() |
| Tampak kerusakan bangunan salah satu rumah makan yang telah diberi garis polisi akibat ledakan tabung gas 3 kilogram. Minggu (05/04/2026).SUARASEKADAU/SK |
Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah makan, terutama di bagian dapur yang menjadi pusat ledakan.
Kapolsek Pontianak Kota, AKP Gumilar, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan ledakan dipicu oleh kebocoran gas dari tabung LPG ukuran 3 kilogram.
“Dari penyelidikan yang kami lakukan, kejadian ini bermula saat salah satu korban mencium bau gas dan langsung membawanya keluar. Namun nahas, gas tersebut langsung meledak,” ujar AKP Gumilar, Minggu (05/04/2026).
Akibat kejadian tersebut, sebanyak enam karyawan dan satu pemilik rumah makan mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Enam karyawan dan satu pemilik mengalami luka serius hingga harus mendapatkan perawatan intensif,” tambahnya.
Selain menimbulkan korban, ledakan juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bagian dapur bangunan. Untuk kepentingan penyelidikan dan keamanan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
“Bangunan bagian dapur mengalami kerusakan, sehingga kami lakukan pengamanan lokasi serta monitoring untuk menghindari kemungkinan bangunan roboh,” jelasnya.
Saat ini, seluruh korban masih dalam penanganan medis. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG guna mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.[SK]