|

Wabup Panen Perdana Padi Gapoktan Bindang Jaya


Panen perdana padi Gapoktan Bindang Jaya
SEKADAU (Suara Sekadau) -Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD Sekadau, SKPD Kabupaten Sekadau, serta Unsur Kecamatan Sekadau Hulu melaksanakan panen perdana padi Gapoktan Bindang Jaya di Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu, Selasa (12/11).

Panen Perdana tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas padi sawah tanam dan panen 3 kali dalam setahun di Kabupaten Sekadau.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian , dan  Perikanan Kabupaten Sekadau, Sandae, produktivitas padi sawah di Kabupaten Sekadau baru sebesar 2-3 ton per hektar dalam sekali panen.

"Dan di tahun 2018 sampai saat ini luas sawah di Kabupaten Sekadau mencapai kurang lebih 17.793 - 18.222 hektar," kata Sandae.

Wakil Bupati Sekadau Aloysius SH, M.Si mengatakan angka produktivitas panen selama ini belum begitu maksimal.

Karena itu, kata Wabup, ke depan harus lebih ditingkatkan lagi.

Peningkatan produktivitas dapat dicapai melalui penggunaan bibit unggul padi sawah.

"Selain itu yang menjadi permasalahan teknis adalah masalah pengairan irigasi dan hama-hama yang dapat merusak tanaman padi sawah," ujarnya.

Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan serta berkerjasama dengan SKPD terkait agar segera mendata jumlah saluran irigasi yang masih berfungsi, rusak atau lahan yang belum tersentuh irigasi.

Setelah diketahui data pasti irigasi di tiap-tiap Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sekadau akan mengusulkan pembangunan atau rehabilitasi irigasi baik melalui APBD Kabupaten Sekadau, Provinsi maupun APBN.

Selain benih,irigasi,dan hama-hama yang bisa mengurangi hasil produksi padi, poin penting yang harus diperhatikan adalah penyuluh pertanian.

Penyuluh pertanian diharapkan dapat meyakinkan petani untuk menerima teknologi maupun inovasi guna peningkatan produktivitas padi sawah di Kabupaten Sekadau khususnya di Desa Rawak Hulu.

Wabup berharap Indeks Penanaman (IP) dapat meningkat menjadi tiga kali panen dalam setahun.

"Agar bisa meningkatkan Kabupaten Sekadau sebagai swasembada beras," pungkasnya.

Ketua Gapoktan Bindang Jaya Desa Rawak Hulu, Alamsyah mengungkapkan lahan sawah di Desa Rawak Hulu ini seluas kurang lebih 10 hektar dengan capaian produksi padi sawah lebih kurang 2-3 ton per hektar.

"Adapun jenis padi atau bibit tersebut adalah padi trisakti yang bibitnya didatangkan dari jawa sehingga bisa memproduksi dan menghasilkan panen padi setahun 3 kali panen," tutur Alamsyah.*

Sumber : Humpro Pemkab Sekadau/Ade Yusran

Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini