|

Warga Sungai Kunyit Keluhkan Balap Liar hingga Rekrutmen Tenaga Kerja, Polsek Siapkan Tindak Lanjut

 

Kapolsek Sungai Kunyit Iptu Lodrick Taliak Hungan foto bersama pengurus dan anggota LPM saat Jumat Curhat yang digelar Polsek Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Jumat (16/10/2026).SUARASEKADAU/SK
Mempawah (Suara Sekadau) – Persoalan balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga keluhan terkait rekrutmen tenaga kerja menjadi sejumlah aspirasi warga dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polsek Sungai Kunyit di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Warkop Nayla, Jalan Raya Dusun Tenang, Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, bersama jajaran personel, Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas. Turut hadir Kepala Desa Sungai Kunyit beserta perangkat desa, Laskar Pemuda Melayu (LPM), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Warga Resah dengan Balap Liar dan Knalpot Brong

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan keresahan terhadap aktivitas balap liar dan penggunaan knalpot brong oleh sejumlah remaja pada malam akhir pekan di sepanjang Jalan Lingkar PT Pelindo.

Warga juga menyebutkan bahwa ruas jalan tersebut belum dibuka untuk umum sehingga aktivitas yang berlangsung di lokasi itu menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Menanggapi keluhan tersebut, Iptu Lodrick mengatakan pihaknya akan mengintensifkan patroli blue light, terutama pada malam akhir pekan dan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

“Penindakan terhadap penggunaan knalpot brong juga akan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan penegakan aturan,” ungkapnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar mematuhi aturan lalu lintas serta tidak melakukan aktivitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.

Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal Jadi Sorotan

Selain persoalan keamanan dan ketertiban, warga turut menyampaikan keluhan terkait proses rekrutmen tenaga kerja. Mereka berharap masyarakat lokal mendapatkan kesempatan yang adil untuk bekerja di wilayahnya sendiri.

Sejumlah warga mempertanyakan proses penerimaan tenaga kerja, termasuk penggunaan sistem pendaftaran daring dan dugaan adanya faktor kedekatan dalam proses perekrutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Polsek Sungai Kunyit berencana berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah melalui mekanisme lintas sektoral.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat, terutama terkait akses kesempatan kerja bagi warga lokal dan perlindungan hak-hak tenaga kerja.

Penyuluhan Narkoba dan Pencegahan Karhutla

Dalam pertemuan itu, tokoh pemuda juga meminta kepolisian meningkatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan sekolah dan kalangan pemuda desa.

Warga turut berharap sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditingkatkan untuk menghadapi musim kemarau.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek bersama Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas merencanakan penyuluhan secara berkala di sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Sungai Kunyit.

Materi penyuluhan akan mencakup bahaya narkoba, penggunaan knalpot sesuai ketentuan, serta pentingnya kesadaran hukum sejak usia dini.

“Sosialisasi pencegahan karhutla juga menjadi perhatian untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau,” imbuh Lodrick.

Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Iptu Lodrick mengatakan kegiatan Jumat Curhat menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut.

Pemetaan wilayah rawan kejahatan dan waktu rawan balap liar juga akan diperkuat oleh Unit Samapta bersama Bhabinkamtibmas.

Selain patroli dan penyuluhan, koordinasi dengan pihak kecamatan, Koramil, serta pemerintah desa dinilai penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi tempat menyampaikan keluhan, tetapi juga memperkuat kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan di lingkungan masing-masing,” pungkas Lodrick. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play