![]() |
| Gema Membangun Desa (GMD) ke-5 yang digelar di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, 30–31 Oktober 2026. SUARASEKADAU/SK |
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menghadirkan sejumlah layanan terpadu, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, hingga program keringanan pajak kendaraan bermotor. Selain itu, disediakan pula 1.000 paket kebutuhan pokok melalui pasar murah untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan malam ramah tamah di halaman Kantor Camat Sungai Raya Kepulauan, Kamis (29/10/2026). Acara tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Ria Norsan, Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat Desa Karimunting.
Dalam sambutannya, Ria Norsan mengapresiasi sambutan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan masyarakat setempat. Ia mengatakan, program GMD merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama warga di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
“Melalui kegiatan Gema Membangun Desa, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung, terutama dalam memperoleh pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Ria Norsan.
Sementara itu, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas pelaksanaan GMD di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan sekaligus menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan daerah.
Hadirkan Pelayanan Terpadu dan Pasar Murah
Salah satu agenda utama GMD ke-5 adalah pelayanan terpadu yang memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi.
Di bidang kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan yang disediakan. Pemerintah juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan untuk mempermudah pengurusan dokumen resmi warga.
Selain itu, tersedia program keringanan pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat yang memiliki tunggakan. Melalui program tersebut, wajib pajak dapat membayar pokok pajak tanpa dikenakan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, pemerintah menyediakan 1.000 paket sembako melalui pasar murah. Paket tersebut dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar sehingga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat.
Ria Norsan berharap seluruh layanan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami berharap berbagai pelayanan yang dihadirkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Begitu juga pasar murah, mudah-mudahan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan meringankan beban pengeluaran keluarga,” katanya.
Serap Aspirasi Pembangunan Wilayah Pesisir
Selain menghadirkan pelayanan langsung, program GMD juga menjadi sarana bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memantau perkembangan pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di daerah.
Perhatian khusus diberikan terhadap kebutuhan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir dan kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.
Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil dan kepulauan.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten perlu terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan.
“Pembangunan harus menjangkau seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pesisir dan kepulauan. Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten perlu terus diperkuat agar pelayanan semakin mudah diakses dan aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan GMD ke-5 di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap masyarakat Desa Karimunting dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh manfaat langsung dari berbagai program pelayanan yang disediakan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, memperluas akses pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga wilayah pesisir dan kepulauan. [SK]
