|

Kodim 1204 Sanggau Kerahkan 150 Personel Tangani Karhutla Di Sanggau Dan Sekadau

Kodim Sanggau saat turun padamkan Karhutla di Sanggau dan Sekadau. SUARASEKADAU/SK
Sanggau (Suara Sekadau) – Kodim 1204/Sanggau mengintensifkan patroli, pemantauan, dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau, Jumat (21/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sekaligus merespons cepat munculnya sejumlah titik api yang terpantau di kedua wilayah.

Dalam operasi tersebut, Kodim 1204/Sanggau mengerahkan 50 personel di bawah pimpinan Kapten Inf Abdul Azis Siregar. Kekuatan itu diperkuat 100 personel Yonif TP 833/BD yang dipimpin Letda Inf Tri Wibowo.

Sebanyak 150 personel disiagakan untuk melaksanakan patroli, pemantauan, hingga penanganan titik api yang ditemukan di lapangan.

Untuk mendukung operasi, personel dilengkapi berbagai sarana dan prasarana, mulai dari tiga unit kendaraan pemadam kebakaran, satu kendaraan tangki air, empat truk, satu ambulans, 33 unit sepeda motor KLX/CRF, dua sepeda motor BNPB, pompa jinjing, pompa 23 HP, water tank portable, alat pelindung diri (APD) Karhutla, SCBA, HT, hingga satu unit drone untuk membantu pemantauan dari udara.

Hasil pemantauan menunjukkan terdapat enam titik api di wilayah Kabupaten Sanggau dengan total luasan sekitar 2,5 hektare.

Dua titik berada di Desa Semoncol, Kecamatan Balai, dengan luas sekitar 0,4 hektare. Dua titik lainnya berada di Desa Balai Tinggi, Kecamatan Meliau, dengan luas sekitar 0,9 hektare. Sementara dua titik lainnya ditemukan di Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, dengan luas sekitar 1,2 hektare.

Di Kabupaten Sekadau, petugas menemukan empat titik api dengan total luasan sekitar 2,9 hektare.

Satu titik berada di Desa Menawai, Kecamatan Belitang Hilir, dengan luas sekitar 0,8 hektare. Sementara tiga titik lainnya berada di Desa Karang Betung, Kecamatan Nanga Mahap, dengan luas sekitar 2,1 hektare.

Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas.

“Patroli dan pemantauan akan terus ditingkatkan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan titik api sekaligus mencegah munculnya kebakaran baru.

Ia memastikan pemantauan dan penanganan di wilayah kerja Kodim 1204/Sanggau akan terus dilakukan, terutama terhadap lokasi yang memiliki potensi kebakaran.

Secara umum, situasi di wilayah Kodim 1204/Sanggau selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali.

Kodim 1204/Sanggau bersama unsur terkait akan terus meningkatkan pemantauan serta penanganan di lapangan guna mencegah meluasnya Karhutla sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyaraka. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play