|

Kajati Kalbar Lantik Aspema Dan Kajari Landak, Tekankan Integritas Dan Pelayanan Hukum

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Emilwan Ridwan melantik dan mengambil sumpah jabatan Asisten Pemulihan Aset (Aspema) Kejati Kalbar serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Landak, Kamis (20/8/2026). SUARASEKADAU/SK
Pontianak (Suara Sekadau) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Emilwan Ridwan melantik dan mengambil sumpah jabatan Asisten Pemulihan Aset (Aspema) Kejati Kalbar serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Landak, Kamis (20/8/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Lantai IV Kantor Kejati Kalbar.

Dalam pelantikan tersebut, Sugito resmi dipercaya menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kalbar. Sementara Asep Sunarsa dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Landak.

Kajati Kalbar Emilwan Ridwan mengatakan, pelantikan pejabat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penyerahan amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan organisasi yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.

“Ini adalah bentuk penyerahan amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan organisasi yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalitas, dan keteladanan,” tegas Emilwan.

Kepada Sugito sebagai pejabat baru di bidang pemulihan aset, Emilwan meminta agar segera membangun sistem kerja yang kuat, profesional, dan terintegrasi. Penguatan koordinasi dengan bidang terkait, kementerian dan lembaga, maupun pemerintah daerah dinilai penting untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pemulihan aset.

Sementara kepada Asep Sunarsa yang dipercaya memimpin Kejari Landak, Emilwan berpesan agar membangun satuan kerja yang profesional, humanis, responsif, dan berintegritas serta mampu meraih kepercayaan masyarakat.

Ia juga meminta sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat, dengan tetap menjaga independensi dan profesionalitas institusi Kejaksaan.

“Sinergi dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan harus terus dibangun tanpa mengurangi independensi dan profesionalitas Kejaksaan. Jaga marwah Kejaksaan,” pesannya.

Menurut Emilwan, marwah Kejaksaan tidak semata-mata dibangun dari keberhasilan dalam menangani perkara. Integritas, keteladanan, profesionalitas, serta keberanian setiap insan Adhyaksa untuk tetap berada di jalan yang benar menjadi bagian penting dalam menjaga kehormatan institusi.

Ia turut mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa memberikan pelayanan hukum yang baik kepada masyarakat. Kantor Kejaksaan, kata Emilwan, harus menjadi tempat masyarakat mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum, bukan justru menimbulkan rasa takut maupun kesan dipersulit.

“Kejaksaan harus mampu membangun keyakinan publik sebagai institusi yang memberikan keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emilwan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Muhammad Ruslan yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Landak serta Dr. Adung Sutranggono yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Asisten Pemulihan Aset Kejati Kalbar.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas. Semoga sukses dan semakin baik dalam menjalankan amanah di tempat yang baru,” ucapnya.

Pelantikan dan pergantian pejabat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan di Kalimantan Barat. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play