Sekadau (Suara Sekadau) – Bupati Sekadau Aron resmi membuka Open Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup se-Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Penanjung Island, Sabtu (22/8/2026).Bupati Sekadau Aron dan forkopimda saat menembak ekshibisi di acara penbukaan, Sabtu (22/8/2026). SUARASEKADAU/SK
Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para penembak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet Kabupaten Sekadau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Aron menyampaikan apresiasi kepada panitia, donatur, atlet, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat terlaksana.
Aron mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Ia juga meminta para atlet tetap menjaga konsentrasi dan mengutamakan aspek keamanan atau safety mengingat olahraga menembak berkaitan langsung dengan penggunaan senjata.
“Kami mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas, menjaga konsentrasi selama pertandingan, serta memperhatikan aspek keamanan atau safety, mengingat olahraga menembak berkaitan dengan penggunaan senjata,” kata Aron.
Ketua KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi, turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurutnya, persiapan Kabupaten Sekadau menghadapi Porprov tidak hanya dilakukan melalui cabang olahraga menembak, tetapi juga melalui berbagai cabang olahraga lainnya.
Sunardi juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sekadau telah ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov untuk cabang olahraga arung jeram.
Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Sekadau, Fransisco Wardianus alias Mejeng, mengatakan Bupati Sekadau Cup merupakan agenda tahunan yang sekaligus menjadi momentum penting untuk menjaring atlet-atlet potensial.
Ia menegaskan, Perbakin Sekadau menargetkan mampu meraih satu hingga dua medali emas pada Porprov 2026. Para atlet yang tampil dan menunjukkan performa terbaik dalam turnamen ini akan menjadi salah satu pertimbangan untuk memperkuat tim Porprov Kabupaten Sekadau.
“Target kita satu sampai dua medali emas pada Porprov. Atlet terbaik dari kejuaraan ini akan diprioritaskan untuk masuk dalam tim Porprov,” jelas Mejeng.
Selain mengejar prestasi, Perbakin Sekadau juga terus mendorong regenerasi atlet. Partisipasi atlet perempuan dalam olahraga menembak juga menjadi perhatian untuk memperluas pembinaan dan menciptakan lebih banyak bibit atlet potensial.
Ketua Panitia Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026, Sukaran, mengatakan kejuaraan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi, melainkan sebagai sarana pembinaan dan persiapan atlet menghadapi Porprov Kalimantan Barat.
“Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus persiapan atlet menembak Kabupaten Sekadau menghadapi Porprov pada November mendatang,” ujar Sukaran.
Turnamen tersebut diikuti lebih dari 100 peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Para peserta di antaranya berasal dari Mempawah, Sintang, Melawi, Sanggau dan Kota Pontianak.
Dalam kejuaraan tersebut, peserta berkompetisi pada kategori Uklik 17 meter dan PCP 33 meter. Antusiasme peserta menunjukkan olahraga menembak memiliki potensi untuk terus berkembang sekaligus menjadi wadah pencarian bibit atlet di Kalimantan Barat.
Dari sisi pendanaan, panitia mengandalkan semangat gotong royong melalui dukungan berbagai pihak, sponsor serta pendaftaran peserta.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan aspirasi para atlet terkait kebutuhan fasilitas olahraga. Salah satu harapan yang disampaikan adalah pembangunan Gedung Olahraga Indoor di Kabupaten Sekadau yang dinilai dapat mendukung pembinaan dan pengembangan berbagai cabang olahraga.
Usai prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ekshibisi penembakan yang diikuti sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Persaingan kemudian berlangsung ketat hingga babak akhir. Pada kategori Uklik 17 Meter, penembak asal Mempawah, Ringgo, berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Jimmy Christeven dari Sekadau, sedangkan peringkat ketiga diraih Donny Exstrada dari Mempawah dan posisi keempat ditempati Kanesius Paeno dari Sekadau.
Sementara pada kategori PCP 33 Meter, Christian dari Mempawah berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Rudiansyah dari Sintang, disusul Hariyono dari Mempawah di peringkat ketiga dan Marno Jagau dari Sanggau di posisi keempat.
Hasil tersebut memperlihatkan persaingan penembak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat berlangsung cukup kompetitif. Mempawah menjadi salah satu daerah yang menonjol dengan menempatkan sejumlah wakilnya di jajaran peraih podium pada dua kategori yang dipertandingkan.
Bupati Sekadau Cup 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet menembak berprestasi dari Kalimantan Barat.
Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-atlet, memperluas pengalaman bertanding, serta mempersiapkan atlet terbaik untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi maupun ajang olahraga yang lebih tinggi. [SK]