Pawai yang diselenggarakan Pengurus Masjid Besar Nurul Hidayah tersebut diikuti sebanyak 36 kelompok peserta yang terdiri dari siswa SD sederajat, SMP sederajat, hingga ibu-ibu majelis taklim dari berbagai desa di Kecamatan Anjongan.
Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya pawai yang berlangsung meriah. Para peserta menampilkan berbagai atribut dan nuansa Islami sebagai bentuk syiar sekaligus ungkapan kegembiraan dalam menyambut Tahun Baru Hijriah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi mengatakan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik.
Menurutnya, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah mengandung banyak pelajaran berharga yang masih relevan diterapkan dalam kehidupan saat ini.
“Nilai-nilai hijrah seperti keberanian, pengorbanan, persatuan, dan optimisme dalam menghadapi tantangan kehidupan sangat relevan untuk dijadikan inspirasi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Juli Suryadi juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Masjid Besar Nurul Hidayah, panitia pelaksana, para pemuda, remaja masjid, serta seluruh masyarakat Kecamatan Anjongan yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pawai Muharram tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi media syiar Islam yang mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, menjadi bukti bahwa semangat keagamaan dan kecintaan terhadap syiar Islam terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
“Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat,” katanya.
Kepada seluruh peserta pawai, Wakil Bupati berpesan agar mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keamanan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menampilkan sikap santun yang mencerminkan akhlak seorang muslim.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan membangun karakter masyarakat, memperkuat nilai-nilai moral, serta mempererat persatuan dalam keberagaman,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat persaudaraan, memperbanyak amal saleh, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Anjongan, Kapolsek Anjongan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Anjongan, pengurus Masjid Besar Nurul Hidayah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan masyarakat yang memadati lokasi acara. [SK]
