Sekadau (Suara Sekadau) – Bupati Sekadau, Aron, menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Tanjung, Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Senin (6/4/2026). Pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mempermudah akses masyarakat, khususnya pelajar.
Bupati Sekadau, Aron menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan jembatan di Dusun Tanjung, Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Senin (6/4/2026).SUARASEKADAU/SK
Jembatan yang mengusung semboyan “Negara Hadir untuk Rakyat” ini ditargetkan rampung dalam waktu 35 hari. Pemerintah berharap, infrastruktur tersebut sudah dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2026/2027, terutama bagi para siswa yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk bersekolah.
Dalam sambutannya, Aron menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI melalui program Jembatan Perintis Garuda yang bersumber dari APBN.
“Ini merupakan hal baru bagi kita semua. Hari ini kita bersama TNI membangun jembatan perintis Garuda yang dananya bersumber dari APBN. Sebelumnya sudah kami usulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Ini juga merupakan bagian dari program Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dilaksanakan secara bertahap,” ujar Aron.
Ia menambahkan, selain pembangunan jembatan, Kecamatan Nanga Mahap juga akan mendapatkan alokasi anggaran lanjutan untuk pembangunan ruas jalan Mahap–Landau Apin pada tahun 2026.
“Ini adalah upaya kita memastikan program pemerintah berjalan maksimal. Kita bersyukur karena jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi di seberangnya terdapat sekolah tingkat SLTA,” jelasnya.
Aron juga mengungkapkan bahwa Pemkab Sekadau tengah memperjuangkan pembangunan jembatan di tiga kecamatan wilayah Belitang sebagai bagian dari pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan anggaran. Infrastruktur ini sangat vital bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasdim 1204/Sanggau-Sekadau, Armed Duloh, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang menyasar daerah-daerah dengan kebutuhan akses tinggi.
“Di Kalimantan Barat terdapat sekitar 800 jembatan dalam program Presiden. Untuk wilayah Sanggau dan Sekadau, ada 12 titik prioritas, khususnya yang mendukung akses anak-anak menuju sekolah,” ungkapnya.
Kapolres Sekadau, Andhika Wiratama, turut berharap pembangunan jembatan tersebut dapat membawa dampak positif, baik dari sisi mobilitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat akan semakin lancar, perekonomian meningkat, dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Jeffray Raja Tugam, jajaran TNI-Polri, kepala perangkat daerah, Camat Nanga Mahap, Kepala Desa Nanga Mahap, serta sejumlah tamu undangan lainnya.[SK]