![]() |
| Potret Bupati Kubu Raya, Sujiwo.SUARASEKADAU/SK |
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengaku geram atas maraknya aksi tersebut. Kegeraman itu disampaikannya usai melakukan patroli bersama jajaran kepolisian yang turut didampingi Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, pada Sabtu malam (29/03/2026).
“Awalnya saya kira hanya iseng, tapi ternyata hampir tiap malam terjadi. Ini sangat meresahkan,” tegas Sujiwo.
Ia mengungkapkan, temuan di lapangan menunjukkan aksi pencurian tidak lagi bersifat sporadis, melainkan diduga telah berlangsung secara berulang dan terorganisir.
Menanggapi kondisi tersebut, Sujiwo meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan, sekaligus menindak tegas para pelaku yang merusak fasilitas umum.
Sebagai langkah tambahan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menyiapkan insentif berupa bonus bagi masyarakat yang memberikan informasi atau berkontribusi dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kalau ada yang melihat atau mengetahui, segera laporkan. Kami siapkan bonus sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, memastikan pihak kepolisian akan bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Ia menegaskan bahwa polisi tidak akan tinggal diam terhadap aksi yang merugikan masyarakat tersebut.
“Polisi akan memburu pelakunya. Kami juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya.
Tak hanya memburu pelaku di lapangan, pemerintah daerah bersama kepolisian juga akan menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi penampung barang hasil curian. Langkah ini dinilai penting untuk memutus rantai kejahatan yang terus berulang.
Sujiwo berharap, dengan langkah tegas aparat serta dukungan aktif masyarakat, aksi pencurian lampu hias dapat segera dihentikan, sehingga fasilitas publik tetap terjaga dan masyarakat kembali merasa aman dan nyaman.[SK]