Kegiatan Sosiallisasi Pembentukan Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa di Kabupaten Sekadau. Foto:nd |
SEKADAU - Pemerintah kabupaten Sekadau melalui Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Sosiallisasi Pembentukan Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa. Kegiatan bertempat di Aula Serbaguna
Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Kamis (10/8/2023) pagi. Kegiatan
sosialisasi ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio.
Wakil Bupati Sekadau, Subandrio daoam sambutannya mengatakan bahwa desa adalah struktur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.
"Ini merupakan amanat undang-undang nomor 17 ayat 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)," kata Subandrio.
"Supaya setiap desa dibentuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM)," imbuhnya.
Wabup Subandrio menjelaskan bahwa LPM dibentuk dengan harapan untuk membantu Kepala Desa dalam mengawasi dan melaksanakan pembangunan di desa sesuai dengan porsinya masing-masing.
"Ini adalah dukungan kepada Kepala Desa bagaimana melaksanakan pembangunan secara partisipatif. Dengan adanya LPM, masyarakat dilibatkan dalam proses pembangunan, sebagai mitra dan tidak sebagai saingan," bebernya.
"Kalau zaman Orde Baru disebut Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dan sekarang diganti dengan nama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi," tambahnya.
"Ini juga urusan wajib yang harus pemerintah daerah laksanakan," tutup Subandrio.
Wakil Bupati Sekadau, Subandrio daoam sambutannya mengatakan bahwa desa adalah struktur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.
"Ini merupakan amanat undang-undang nomor 17 ayat 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)," kata Subandrio.
"Supaya setiap desa dibentuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPM)," imbuhnya.
Wabup Subandrio menjelaskan bahwa LPM dibentuk dengan harapan untuk membantu Kepala Desa dalam mengawasi dan melaksanakan pembangunan di desa sesuai dengan porsinya masing-masing.
"Ini adalah dukungan kepada Kepala Desa bagaimana melaksanakan pembangunan secara partisipatif. Dengan adanya LPM, masyarakat dilibatkan dalam proses pembangunan, sebagai mitra dan tidak sebagai saingan," bebernya.
"Kalau zaman Orde Baru disebut Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dan sekarang diganti dengan nama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi," tambahnya.
"Ini juga urusan wajib yang harus pemerintah daerah laksanakan," tutup Subandrio.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri
oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Sekadau, Sabas, Dinas terkait, Ketua DPD
LPM Kabupaten Sekadau, Asmuni, para Camat dan Kades se-Kabupaten
Sekadau. (am)