Mempawah (Suara Sekadau) – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 asal Kabupaten Mempawah yang akan berlaga di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan berlangsung di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis (11/6/2026).
Wabup Juli Suryadi Burdadi saat melepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis (11/6/2026). SUARASEKADAU/SK
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdikporapar Mempawah, El Zuratnam, Kepala BPKAD Mempawah, Yusri, Kabag Kesra Setda Mempawah, Rahmanudin Wiyono, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, serta jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kabupaten Mempawah.
Berdasarkan laporan yang disampaikan LPPD, peserta yang diberangkatkan atas nama Stephen Natsav Charito Rachman, putra terbaik asli Kabupaten Mempawah yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara intensif. Ia dipercaya memperkuat Kontingen Pesparawi Provinsi Kalimantan Barat pada ajang nasional tersebut.
Selain Stephen sebagai peserta kategori Solo Remaja/Pemuda Putra, Kabupaten Mempawah juga mengirimkan Novia Angelica sebagai pianis, serta dua ofisial pendamping, yakni Nurdin Muhammad dan Suryanto.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Juli Suryadi Burdadi menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Stephen yang mampu menembus kontingen tingkat provinsi hingga dipercaya mewakili Kalimantan Barat pada ajang Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan membawa amanah besar untuk mewakili nama baik Kabupaten Mempawah di tingkat nasional.
“Ananda Stephen adalah orang terpilih. Ananda membawa nama baik daerah, membawa identitas masyarakat Mempawah yang menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Wabup Juli menegaskan bahwa Pesparawi memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi untuk meraih prestasi. Kegiatan tersebut merupakan wadah pembinaan iman, penguatan karakter, serta sarana mempererat persaudaraan antar daerah melalui seni musik dan pujian gerejawi.
“Pesparawi bukan hanya tentang mengejar juara. Ini adalah wadah untuk mengagungkan nama Tuhan, membangun karakter, memperkuat persaudaraan, serta menyebarkan pesan damai kepada seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Sebelum keberangkatan kontingen, Juli menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh peserta dan ofisial pendamping. Pertama, menjaga nama baik Kabupaten Mempawah dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, dan menjunjung tinggi etika selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kedua, menjaga kesehatan dan kekompakan tim agar dapat mengikuti seluruh agenda dengan baik. Ketiga, tampil maksimal dengan penuh sukacita dan percaya diri tanpa terbebani target yang berlebihan.
Menurutnya, hasil terbaik akan lahir dari kerja keras, persiapan yang matang, dan ketulusan dalam menampilkan kemampuan terbaik di atas panggung.
“Kami semua di Mempawah akan terus mengiringi langkah kalian dengan doa. Tampilkan yang terbaik, harumkan nama daerah, dan jadilah kebanggaan masyarakat Kabupaten Mempawah,” pesannya.
Pelepasan kontingen Pesparawi Nasional XIV tersebut menjadi bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mempawah terhadap pengembangan seni, budaya, dan kehidupan keagamaan di daerah. Diharapkan para peserta mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Mempawah dan Kalimantan Barat di tingkat nasional.[SK]