|

Krisis BBM di Mempawah, Antrean Mengular Sejak Subuh, Warga Terpaksa Batalkan Puasa

  

Penampakan antrian kendaraan roda empat dan roda dua di SPBU Desa Pasir Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah, Selasa (17/3/2026).SUARASEKADAU/SK
Mempawah (Suara Sekadau) – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, masih terus terjadi hingga Selasa (17/3/2026).

Dari wilayah Mempawah hingga Sungai Pinyuh, ribuan kendaraan roda dua dan roda empat memadati akses jalan menuju SPBU demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini memicu kemacetan dan menghambat aktivitas masyarakat.

Ironisnya, warga sudah mulai mengantre sejak pukul 05.00 WIB hanya untuk memperoleh BBM jenis pertalite maupun pertamax dalam jumlah terbatas.

“Yang bikin repot nih kios-kios BBM tak ada yang buka, bang. Kalau ada yang buka, walau Rp15 ribu per liter saya ikhlas. Daripada harus antre dari subuh seperti ini,” ujar Zainal, warga Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, saat ditemui di SPBU Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.

Zainal mengaku diliputi kecemasan karena khawatir kehabisan BBM setelah berjam-jam mengantre. Bahkan, ia terpaksa membatalkan puasanya karena tidak kuat menahan panas dan haus.

“Semoga BBM tak habis. Jadi tak sia-sia dari pagi ke sini. Jujur saja, saya sudah tak berpuasa, tak kuat panas dan hausnya,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean di SPBU Desa Pasir seolah tak pernah terputus. Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur.

Meski antrean mengular hingga memakan badan jalan, situasi tetap kondusif berkat pengamanan aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Mempawah Hilir dan Polres Mempawah mengatur arus kendaraan dengan sistem dua jalur untuk sepeda motor dan satu jalur untuk mobil.

Hingga pukul 10.00 WIB, antrean panjang masih terjadi di sejumlah SPBU, menandakan distribusi BBM di wilayah tersebut belum sepenuhnya normal.

Warga berharap pasokan BBM segera kembali lancar agar aktivitas tidak terganggu dan antrean panjang dapat segera terurai.[SK]
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini