|

HUT TNI, Pemkot Pontianak dan TNI Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menanam pohon bersama dalam rangka HUT TNI di Jalan Purnama Dalam, Sabtu (19/9/2026). SUARASEKADAU/SK
Pontianak (Suara Sekadau) – Pemerintah Kota Pontianak bersama jajaran TNI dan sejumlah pihak melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati HUT TNI. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan di tengah kondisi kualitas udara yang turut memengaruhi aktivitas masyarakat.

Penanaman pohon secara simbolis dilaksanakan di Jalan Purnama Dalam, Kota Pontianak, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti jajaran Kodim 1207/Pontianak dengan penanaman pohon di masing-masing Koramil.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat.

“Pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat memiliki peran dalam menjaga lingkungan agar tetap memberikan ruang hidup yang sehat bagi masyarakat,” ujarnya usai menanam pohon bersama.

Menurut Edi, kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, termasuk menghadapi dampak perubahan iklim dan kondisi kualitas udara.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak perubahan iklim dan kualitas udara,” paparnya.

Komandan Kodim 1207/Tanjungpura Kolonel Inf. Robbi Firdaus mengatakan, penanaman pohon merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan. Ia mengajak seluruh unsur, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga alam.

“Kita sama-sama membumi untuk menjaga alam kita. Apalagi sekarang kita melihat karhutla yang sangat berdampak. Yang saat ini kita harusnya bisa menanam mungkin tanpa masker, sekarang kita harus menggunakan alat bantu masker,” ujar Robbi.

Ia menyebut dampak kabut asap telah dirasakan dalam berbagai aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi kegiatan belajar anak-anak, penerbangan, hingga aktivitas masyarakat di ladang.

Robbi berharap penanaman pohon yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, termasuk membantu menyerap karbon dioksida (CO2).

“Dengan kita menanam pohon itu akan berkontribusi dalam rangka menjaga CO2. Dengan adanya pohon yang kita tanam akan menghisap CO2-nya,” katanya.

Menurut Robbi, penghijauan juga menjadi salah satu upaya menghadapi dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai wilayah.

Karena itu, ia mengajak seluruh instansi terkait dan masyarakat untuk tidak hanya menanam pohon, tetapi juga memastikan tanaman yang telah ditanam dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat.

“Harapannya apa yang kita tanam ini kepada seluruh masyarakat, mari kita jaga, pelihara sehingga pohonnya tumbuh dan bermanfaat. Kalau ada buah bisa untuk masyarakat, kemudian yang paling penting adalah karbon kreditnya tersebut,” tuturnya.

Robbi menambahkan, kegiatan penghijauan perlu dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas lingkungan. Dengan perawatan yang baik, pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play