Sekadau (Suara Sekadau) – Paulus Subarno kembali terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Kabupaten Sekadau periode 2026–2031 dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 yang digelar di Rumah Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (11/4/2026).
Ketua Ayoung Tao Ketungau Sekadau Paulus Subarno.SUARASEKADAU/SK
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Ngah Barno tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin Ayoung Tao Ketungau. Kami mohon dukungan semua pihak,” ucapnya.
Ngah Barno yang juga anggota DPRD Sekadau menegaskan bahwa Mubes merupakan forum strategis dalam memperkuat kebersamaan serta mengambil keputusan penting secara musyawarah demi kemajuan organisasi.
“Tujuan utama musyawarah adalah membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antaranggota. Saya mengajak seluruh peserta menjadikan forum ini sebagai sarana pengambilan keputusan secara musyawarah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai organisasi berbasis adat dan budaya memiliki peran penting dalam menjaga persatuan masyarakat, khususnya komunitas Dayak.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau. Harapannya organisasi seperti ini dapat terus menjaga persatuan, sehingga ke depan terjalin kekompakan dan kebersamaan yang lebih baik,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sekadau. Bupati Sekadau, Aron, yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sekadau, Apeng Petrus, mengapresiasi terselenggaranya Mubes tersebut.
Ia berharap forum ini mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak positif bagi perkembangan organisasi serta masyarakat luas.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mendukung penuh berbagai kegiatan masyarakat, baik organisasi sosial, adat, maupun keagamaan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Melalui Mubes ke-3 ini, diharapkan Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau semakin solid dalam menjaga nilai-nilai adat, mempererat persatuan, serta berkontribusi bagi pembangunan sosial di Kabupaten Sekadau.[SK]