|

Ratusan Jemaah Padati Masjid Agung Sultan Anum, Tabligh Akbar Isra Mi’raj Berlangsung Khidmat

Ustadz Hatoli saat menyampaikan ceramah di acara Tabligh Akbar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammmad SAW di Masjid Agung Sultan Anum Sekadau, Kamis (22/1/2026). SUARASEKADAU/SK

Sekadau (Suara Sekadau) - Ratusan umat Muslim memadati Masjid Agung Sultan Anum, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (22/1/2026) pagi, untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Tabligh Akbar tersebut mengusung tema “Menjadikan Sholat Sebagai Cahaya Hidup Seorang Muslim” dan menghadirkan penceramah kondang asal Kabupaten Sambas, Ustadz Dr. Hatoli, S.Sy., M.H. Sejak pagi hari, jemaah dari berbagai kecamatan di Sekadau tampak antusias memenuhi masjid kebanggaan masyarakat tersebut.

Ketua Umum Masjid Agung Sultan Anum Sekadau, Dja’dar A. Rahman, berharap peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat, baik secara pribadi, dalam keluarga, maupun di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini dapat memperkokoh keimanan kita serta mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau, Sapto Utomo, yang hadir mewakili Bupati Sekadau, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sekadau terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

Menurutnya, Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dan sarat makna dalam sejarah Islam, karena pada peristiwa itulah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT. “Melalui kegiatan ini, kita mendapatkan wawasan dan penguatan iman. Mari kita singkirkan sifat-sifat buruk dan membangun ukhuwah Islamiyah serta toleransi. Saya mengajak tokoh masyarakat dan kaum intelektual untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sekadau,” ungkap Sapto.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. Hatoli, S.Sy., M.H mengulas makna mendalam serta sejarah singkat peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu. “Peristiwa Isra Mi’raj terjadi sekitar tahun 621 Masehi. Hingga tahun 2026 ini, sudah lebih dari 1.400 tahun peristiwa agung tersebut menjadi pengingat pentingnya salat sebagai fondasi kehidupan umat Islam,” jelasnya.

Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Sultan Anum berlangsung semarak namun tetap khidmat. Para jemaah tampak khusyuk menyimak tausiyah yang disampaikan. Acara ini turut dihadiri pengurus organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sekadau. (SK)

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini