|

Digerebek Polisi, 1,7 Ton Gula Ilegal Asal Malaysia Beredar di Singkawang

  

Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Raja Toba Paruhum didampingi Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Singkawang Florentina Wenseslia saat konferensi pers di Mapolres Singkawang, Sabtu (19/4/2026).SUARASEKADAU/SK
Singkawang (Suara Sekadau) – Peredaran gula pasir ilegal asal Malaysia berhasil dibongkar Satuan Reserse Kriminal Polres Singkawang dengan menyita sebanyak 1.704 kilogram dalam penggerebekan di sebuah ruko di Jalan Pasir Turi, Kelurahan Pasiran, Senin (13/4/2026).

Kapolres Singkawang, Dody Yudianto Arruan, didampingi Kasat Reskrim AKP Raja Toba Paruhum, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas distribusi barang ilegal.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, kami melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penggerebekan di lokasi,” ujar Kapolres.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial LT (62) yang diduga sebagai pelaku. Polisi juga menyita barang bukti berupa 71 karung gula kemasan merek “Gula Prai” dengan berat masing-masing 1 kilogram.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gula tersebut tidak memenuhi standar pangan di Indonesia. Produk tidak dilengkapi label berbahasa Indonesia serta tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa, sehingga berpotensi merugikan konsumen.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli produk serta segera melaporkan jika menemukan dugaan peredaran barang ilegal,” tegasnya.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan melindungi hak konsumen di Singkawang.[SK]
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play