Pontianak (Suara Sekadau) – Kebakaran kembali melanda sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Tabrani Ahmad, Kecamatan Pontianak Barat, Kamis (16/7/2026) dini hari. Berkat respons cepat puluhan relawan pemadam kebakaran swasta Kota Pontianak, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut..jpeg)
Ruko di Jalan Tabrani Ahmad Terbakar Dini Hari, Puluhan Damkar Swasta Bergerak Cepat. SUARASEKADAU/SK
Kesigapan para relawan bersama armada pemadam kebakaran menjadi faktor utama dalam mencegah api berkembang lebih besar. Proses pemadaman berlangsung dengan koordinasi antarpos pemadam hingga api berhasil dijinakkan dalam waktu relatif singkat.
Wakil Sekretaris Forum Komunikasi (Forkom) Damkar Swasta Kalimantan Barat sekaligus anggota Damkar Karet, Harif Darman, mewakili Sekretaris Forkom Damkar Swasta Kalbar Eddy Zulkarnaen, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 01.00 WIB.
Setelah menerima informasi dari warga, laporan tersebut langsung diteruskan melalui jaringan komunikasi HT POC kepada para relawan yang berada di sekitar lokasi kejadian agar segera melakukan penanganan awal.
“Setelah mendapat laporan, kita berkoordinasi melalui HT POC menyampaikan langsung kejadian kepada Alfa Tanggo 3, lalu tim langsung diinstruksikan bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Ternyata memang benar terjadi kebakaran salah satu ruko yang ada di Jalan Tabrani Ahmad itu,” kata Harif.
Menurutnya, puluhan unit pemadam dari berbagai pos langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman. Kekompakan dan koordinasi antarrelawan membuat api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan di sekitarnya.
“Alhamdulillah api pun bisa cepat dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain berkat teman-teman petugas damkar yang sigap langsung bergerak cepat menuju lokasi. Ada puluhan damkar yang datang,” ungkapnya.
Harif menjelaskan, kondisi air pasang saat kejadian turut mendukung proses pemadaman sehingga petugas tidak mengalami kendala dalam memperoleh pasokan air. Hingga penanganan selesai, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Teknis memadamkan api pas juga air sedang pasang jadi tidak ada kendala pada pemadaman, serta yang kita lihat belum ada korban dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas di lokasi, pemilik ruko diketahui masih berada di rumah saat kebakaran terjadi. Sebelum meninggalkan tempat usaha, pemilik mengaku telah memastikan aliran listrik dimatikan dan sebagian besar perangkat elektronik telah dicabut dari stopkontak.
Namun, terdapat beberapa perangkat yang masih terhubung, seperti WiFi dan kulkas penyimpanan es krim. Pemilik baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima telepon dari rekannya yang mengabarkan bahwa ruko miliknya terbakar.
“Berdasarkan keterangan pemilik, sebelum meninggalkan toko mereka sudah memastikan aliran listrik padam dan semua colokan tercabut, kecuali WiFi dan kulkas es krim. Mereka terkejut setelah mendapat telepon dari teman bahwa rukonya kebakaran,” ujar Harif.
Akibat kejadian tersebut, ruko yang memiliki dua pintu mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian besar barang di dalam bangunan tersebut hangus terbakar dan diperkirakan sekitar 75 persen isi toko mengalami kerusakan.
“Untuk toko tersebut ada dua pintu dan isi di dalamnya boleh dibilang sekitar 75 persen habis dilahap api,” pungkas Harif.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya peran relawan pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak yang terus siaga memberikan respons cepat dalam menangani kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. [SK]